Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian. Tampilkan semua postingan

Tugas Makalah Anak Sekolah SMK | EKOSISTEM

Tugas Makalah Anak Sekolah Menengah  | EKOSISTEM
Apa pengertian ekosistem
Apa peranannya
Apa definisinya

artifungsimacam.blogspot.com Manfaat Pengertian Lainnya



KATA PENGANTAR

            Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalh ini tepat pada waktunya yang berjudul EKOSISTEM
            Dengan selesainya  makalah ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi tercapainya kesempurnaan dari makalah ini.


                                                                                                21 Maret 2015


                                                                                                Penyusun












BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang
Ekosistem adalah suatu proses yang terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, jadi kita tahu bahwa ada komponen biotik (hidup) dan juga komponen abiotik(tidak hidup) yang terlibat dalam suatu ekosistem ini, kedua komponen ini tentunya saling mempengaruhi, contohnya saja hubungan heewan dengan air. Interaksi antara makhluk hidup dan tidak hidup ini akan membentuk suatu kesatuan dan keteraturan. Setiap komponen yang terlibat memiliki fungsinya masing-masing, dan selama tidak ada fungsi yang terngganggu maka keseimbangan dari ekosistem ini akan terus terjaga.

1.2     Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
1.      Apa yang dimaksud dengan ekosistem?
2.      Apa saja komponen-komponen dalam ekosistem?
3.      Bagaimana pola makanan dalam ekosistem?
4.      Apa jenis-jenis ekosistem?
5.      Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi ekosistem?

1.3     Tujuan
Adapun tujuan penulisan makalah ini, yaitu:
      1.      Mengetahui penjelasan dari Ekosistem.
      2.      Memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya
      3.      Mengetahui konsep tentang ekosistem
      4.      Memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan



BAB II
PEMBAHASAN

2.1     Pengertian Ekosistem
            Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.
Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unitbiosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organismedan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.
Dalam ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk keperluan hidup. Pengertian ini didasarkan pada Hipotesis Gaia, yaitu: "organisme, khususnyamikroorganisme, bersama-sama dengan lingkungan fisik menghasilkan suatu sistem kontrol yang menjaga keadaan di bumi cocok untuk kehidupan".

2.2     Komponen-komponen dalam Ekosistem
Ekosistem tersusun atas dua komponen utama, yaitu :
1. Komponen abiotik
Komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk tak hidup atau benda mati, meliputi :
a. Tanah
Sifat-sifat  fisik tanah yang berperan dalam ekosistem meliputi tekstur, kematangan, dan kemampuan menahan air.
b. Air
Persediaan air dipermukaan tanah akan mempengaruhi kehidupan tumbuhan dan hewan. Hal-hal penting pada air yang mempengaruhi kehidupan makhluk hidup adalah suhu air, kadar mineral air, salinitas, arus air, penguapan, dan kedalaman air.
c. Udara
Udara merupakan lingkungan abiotik yang berupa gas yang berbentuk atmosfer yang melingkupi makhluk hidup. Oksigen, karbondioksida, dan nitrogen merupakan gas yang paling penting bagi kehidupan makhluk hidup.
d. Cahaya matahari
Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan dibumi ini. Salah satunya sebagai faktor utama yang diperlukan dalam proses fotosintesis.
e. Suhu atau temperature
Setiap makhluk hidup memerlukan suhu yang optimal untuk kegiatan metabolisme dan perkembangbiakannya.
2. Komponen biotik
Komponen biotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk hidup yang meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia.Berdasarkan peranannya komponen biotik dalam ekosisteem dibedakan menjadi tiga, yaitu :
a. Produsen
Adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis.
Contoh : semua tumbuhan hijau
b. Konsumen
Adalah makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan menggunakan makanan yang dihasilkan oleh produsen baik secara langsung maupun tidak langsung.
Contoh : hewan dan manusia
Berdasarkan tingkatannya konsumen dibedakan menjadi empat, yaitu :
a. Konsumen I/primer adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan produsen
Contoh : herbivora/hewan pemakan tumbuhan
b. Konsumen II/sekunder adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen I.
Contoh : karnivora/hewan pemakan daging
c.  Konsumen III adalah konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen II
Contoh : omnivora/hewan pemakan segala.
d. Konsumen puncak adalah konsumen terakhir atau hewan yang menduduki urutan teratas dalam peristiwa makan dimakan.
3. Pengurai
Pengurai disebut juga redusen adalah jasad renik yang dapat menguraikan makhluk lain menjadi zat hara.
Contoh : bakteri dan jamur.

2.3    Pola Makanan Dalam Ekosistem
Organisme Autotrof adalah semua organisme yang mampu membuat atau mensintesis makanannya sendiri, berupa bahan organik dan bahan-bahan anorganik dengan bantuan energi matahari melalui proses fotosintesis. Semua organisme yang mengandung klorofil terutama tumbuhan hijau daun disebut organisme autotrof. Ada dua pembagian atas Organisme autotrof ini yaitu :

1. Fotoautotrof yang merupakan organisme pemanfaat energi cahaya untuk mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik.
2. Kemoautotrof yang merupakan organisme pemanfaat energi dari reaksi kimia untuk membuat bahan makanan sendiri dari bahan organik. Contohnya adalah bakteri besi, dalam menjalankan proses ini mereka membutuhkan oksigen.
Organisme Heterotrof adalah semua organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri, akan tetapi meman faat kan bahan-bahan organik dari organisme lainnya sebagai bahan makanannya. Organisme ini terdiri atas 3 tingkatan yaitu :
  Konsumen yang secara langsung memakan organisme lain
  Pengurai yang mendapatkan makanan dari penguraian bahan organik dari bangkai
  Detritivor yang merupakan pemakan partikel organik atau jaringan yang telah membusuk, contoh nya adalah lintah dan cacing.
2.4    Tipe-Tipe Ekosistem
Secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekositem air, ekosisten darat, dan ekosistem buatan.
1.      Ekosistem Akuatik (air)                                                    
A.    Ekosistem Air Tawar
Air tawar adalah hal penting karena merupakan sumber air rumah tangga dan industri yang murah, komponen air tawar merupakan daur higrologis dan ekosistem air tawar merupakan sistem disporsal (pembuangan yang mudah dan murah). 
Beberapa faktor pembatas dalam ekosistem air tawar diantaranya:
1.    Kejernihan
2.     Temperatur
3.      Arus
4.    Oksigen
5.    Garam biogenik dalam air.
Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain variasi suhu tidak menyolok, penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dancuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi.
Ekosistem air tawar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. Termasuk ekosistem air tenang adalah danau dan rawa, termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai.
  Air tergenang. Contohnya: danau, kolam, rawa dan mangrove.
  Air mengalir. Contonhya: mata air, aliran sungai, dan selokan.

B.     Ekosistem Air Laut
Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan besar. Di daerah tropik, suhu laut sekitar 25 °C. Perbedaan suhu bagian atas dan bawah tinggi, sehingga terdapat batas antara lapisan air yang panas di bagian atas dengan air yang dingin di bagian bawah yang disebut daerahtermoklin.
Di daerah dingin, suhu air laut merata sehingga air dapat bercampur, maka daerah permukaan laut tetap subur dan banyak plakton serta ikan. Gerakan air dari pantai ke tengah menyebabkan air bagian atas turun ke bawah dan sebaliknya, sehingga memungkinkan terbentuknya rantai makanan yang berlangsung baik. Habitat laut dapat dibedakan berdasarkan kedalamannya dan wilayah permukaan secara horizontal.
C.    Ekosistem Estuari
Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang tinggi dan kaya akan nutrisi. Komunitas tumbuhan yang hidup diestuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting, dan ikan. 
D.    Ekosistem Pantai
Dinamakan demikian karena yang paling banyak tumbuh di gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin. Tumbuhan yang hidup di ekosistem ini menjalar dan berdaun tebal.
E.     Ekosistem Sungai
Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah. Air sungai dingin dan jernih serta mengandung sedikit sedimen dan makanan. Aliran air dan gelombang secara konstan memberikan oksigen pada air. Suhu air bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Ekosistem sungai dihuni oleh hewan seperti ikan kucing, gurame, kura-kura, ular, buaya, dan lumba-lumba.
F.     Ekosistem Terumbu Karang
Ekosistem ini terdiri dari coral yang berada dekat pantai. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi. Hewan-hewan yang hidup di karang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain. Berbagai invertebrata, mikro organisme, dan ikan, hidup di antarakarang dan ganggang. Herbivora seperti siput, landak laut, ikan, menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan karnivora. Kehadiran terumbu karang di dekat pantai membuat pantai memiliki pasir putih.

Adapun manfaat terumbuh karang antara lain:
•         Berperan penting bagi pertumbuhan sumber daya perikanan (sebagai feeding ground, fishing ground, spanwning ground dan nursery ground)
•         Mencegah terjadinya pengikisan pantai (abrasi)
•         Sebagai daya tarik wisata bahari
•         Secara global terumbu karang berfungsi sebagai pengedap kalsium yang mengalir dari sungai ke laut
•         Sebagai penyerap karbondioksida dan Gas Rumah Kaca (GRK) lainnya.

G.    Ekosistem Laut Dalam
Kedalamannya lebih dari 6.000 m. Biasanya terdapat lele laut dan ikan laut yang
dapat mengeluarkan cahaya. Sebagai produsen terdapat bakteri yang bersimbiosis
dengan karang tertentu.
H.    Ekosistem Lamun
Lamun atau seagrass adalah satu satunya kelompok tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di lingkungan laut. Tumbuh tumbuhan ini hidup di habitat perairan pantai yang dangkal. Seperti hal¬nya rumput di darat, mereka mempunyai tunas berdaun yang tegak dan tangkai tangkai yang merayap yang efektif untuk berbiak. Berbeda dengan tumbuh tumbuhan laut lainnya (alga dan rumput laut), lamun berbunga, berbuah dan meng¬hasilkan biji. Mereka juga mempunyai akar dan sistem internal untuk mengangkut gas dan zat zat hara. Sebagai sumber daya hayati, lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
2.      Ekosistem Terestrial (darat)
A.    Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya.
Tinggi pohon utama antara 20-40 m, cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro, yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari, variasi suhu dan kelembapan tinggi, suhu sepanjang hari sekitar 25 °C. Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.
B.     Hutan Magrove
Hutan yang terutama tumbuh pada tanah lumpur aluvial di daerah pantai dan muara sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Luas hutan mangrove yang ada di Indonesia merupakan yang terluas di dunia (2,5 – 3,5 juta Ha, 18 – 23% luas magrove di dunia dan lebih luas dari Brazil).
Adapun fungsi ekologinya yaitu:
Sebagai peredam gelombang (termasuk gelombang tsunami), angin, dan badai
Melindungi daerah pantai dari bahaya abrasi
Sebagai penyerap nutrien organik, penahan lumpur, dan perangkap sedimen
Sebagi daerah asuhan, mencari makan dan berkembangbiakan ikan, udang, dan hewan liar lainnya.
C.    Hutan Rawa
Hutan rawa terbentuk karena keadaan tanah yang sangat basah. Rawa Sfagnum merupakan rawa yang terbentuk di daerah yang beriklim sedang. Jenis-jenis rawa yang lain terbentuk bukan karena keadaan iklim, tetapi karena keadaan air dalam tanah yang berlebihan. Hutan-hutan rawa yang terbesar di pantai-pantai di kepulauan Indonesia seperti Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, dan delta sungai Citaduy serta rawa penting di Jawa Tengah. Vegetasi yang dominan adalah enceng gondok, teratai, pohon, bungur, dan dadap. Pohon-pohon yang tumbuh disini tinggi kurus dan tidak berdaun lebat. Keanekaragaman hewan sangat rendah hanya ditemukan babi hutan, macam-macam ulat air, ikan-ikan dan burung pencakar ular. 
D.    Sabana
Sabana dari daerah tropik terdapat di wilayah dengan curah hujan 40 – 60 inci per tahun, tetapi temepratur dan kelembaban masih tergantung musim. Sabana yang terluas di dunia terdapat di Afrika; namun di Australia juga terdapat sabana yang luas. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga dan mamalia seperti zebra, singa, dan hyena.
E.     Padang Rumput
Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerahtropik ke subtropik. Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun tidak teratur, porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase (aliran air) cepat. Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra,singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikusdan ular.
F.     Gurun
Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujanrendah (25 cm/tahun). Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang terdapat di gurun berukuran kecil. Selain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, semut, ular, kadal, katak, kalajengking, dan beberapa hewan nokturnal lain.
G.    Hutan Gugur
Hutan gugur terdapat di daerah beriklim sedang yang memiliki emapt musim, ciri-cirinya adalah curah hujan merata sepanjang tahun. Jenis pohon sedikit (10 s/d 20) dan tidak terlalu rapat. Hewan yang terdapat di hutam gugur antara lain rusa, beruang, rubah, bajing,burung pelatuk, dan rakun (sebangsa luwak).


H.    Taiga
Taiga terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesiesseperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur. 
I.       Tundra
Tundra terdapat di belahan bumi sebelah utara di dalam lingkaran kutub utara dan terdapat di puncak-puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah ini hanya 60 hari. Contoh tumbuhan yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan perdu, dan rumput alang-alang. Pada umumnya, tumbuhannya mampu beradaptasi dengan keadaan yang dingin.
J.      Karst (Batu Gamping /Gua)
Karst berawal dari nama kawasan batu gamping di wilayahYugoslavia. Kawasan karst di Indonesia rata-rata mempunyai ciri-ciri yang hampir sama yaitu, tanahnya kurang subur untuk pertanian, sensitif terhadap erosi, mudah longsor, bersifat rentan dengan pori-pori aerasi yang rendah, gaya permeabilitas yang lamban dan didominasi oleh pori-pori mikro. Ekosistem karst mengalami keunikan tersendiri, dengan keragaman aspek biotis yang tidak dijumpai di ekosistem lain.
3.      Ekosistem Buatan
Sawah merupakan salah satu contoh ekosistem buatan
Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan mendapatkan subsidi energi dari luar, tanaman atau hewan peliharaan didominasi pengaruh manusia, dan memiliki keanekaragaman rendah. Contoh ekosistem buatan adalah :


a.       Bendungan
2. Hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus
3. agroekosistem berupa sawah tadah hujan
4. sawah irigasi
5. Perkebunan sawit
6. Ekosistem pemukiman seperti kota dan desa
7. Ekosistem ruang angkasa
Ekosistem kota memiliki metabolisme tinggi sehingga butuh energi yang banyak. Kebutuhan materi juga tinggi dan tergantung dari luar, serta memiliki pengeluaran yang eksesif seperti polusi dan panas. Ekosistem ruang angkasa bukan merupakan suatu sistem tertutup yang dapat memenuhi sendiri kebutuhannya tanpa tergantung input dari luar. Semua ekosistem dan kehidupan selalu bergantung pada bumi.

2.5    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekosistem
1. Penggunaan Bahan Kimia
Sekarang ini banyak kegiatan manusia yang menggunakan bahan kimia. Misalnya, untuk meningkatkan hasil pertanian, para petani melakikan pemupukan dan pemberantasan,hama.

2. Penebangan Hutan
Jika penebangan hutan dilakukan secara besar-besaran tanpa terkendali, terjadilah hutan gundul. Hutan gundul dapat menyebabkan banjir, erosi, dan tanah longsor.

3. Pemburuan Liar
Sebagian manusia ada yang gemar berburu.Mereka berburu hewan dengan ada tujuan tertentu. Perburuan liar dapat menyebabkan hewan menjadi punah.

4. Penggunaan Kendaraan Bermotor
Bahan bakar dibutuhkan untuk menjalankan kendaraan bermotor. Bahan bakar dapat berupa bensin dan solar. Pembakaran bahan bakar menyebabkan polusi udara. Pembakaran tersebut menghasilkan gas karbon diokasida.
5. Pembuangan Limbah Sampah
Jika pengolahan sampah tidak dilakukan dengan benar, terjadilah kerusakan lingkungan.Pernakah kamu melihat sungai yang kotor dan berbau busuk? Sungai yang demikian merupakan hasil pembuangan sampah dan limbah di sungai. Lingkungan sungai rusak dan hewan yang hidup di dalamnya mati.

BAB III
PENUTUP

3.1     Kesimpulan
Ekosistem adalah kesatuan komunitas dengan lingkungannya yang membentuk hubungan timbal balik. Ekosistem tersusun atas dua komponen utama, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk tak hidup atau benda mati. Komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk hidup yang meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia.

3.2     Saran
1.    Setiap makhluk hidup membutuhkan lingkungan yang sehat sebagai tempat tinggal. Oleh karena itu, kita harus menjaga kebersihan tempat lingkungan terutama disekitar tempat tinggal kita.
2.    Jagalah kelestarian dan keberlangsungan hidup makhluk hidup, karena makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya saling ketergantungan dan tidak dapat hidup sendiri





















DAFTAR PUSTAKA

 Kimball, John W. 1994. Biologi Jilid II. Jakarta: Erlangga.
 Rahardjanto. 2001. Ekologi Tumbuhan. Malang: UMM.
 Rusmendro, Hasmar. 2003. Seri Diktat Kuliah Ekologi Tumbuhan. Jakarta: UI.
 Parjatmo, Widjaja. 1987. Biologi Umum I. Bandung: Angkasa.


sumber : http:// elvinabarus1110. blogspot. com/2016/02/makalah-ekosistem.html  

Tugas Makalah | Penyakit Menular Seksual Dan Upaya Pencegahannya

Tugas Makalah Anak Sekolah
Penyakit Menular Seksual Dan Upaya Pencegahannya !
Jenis - Jenis Penyakit Menular
Macam Macam Penyakit Menular !
Cara Pencegahan Penyakit Menular Seksual !

artifungsimacam.blogspot.com Manfaat Pengertian



KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. yang maha luas rahmat dan karunia-Nya, semoga kami termasuk ke dalam orang yang mendapatkannya.
Dalam rangka mengembangkan potensi diri dalam bidang Asuhan Kebidanan, sudah sepatutnya jika pengetahuan tentang komunitas juga lebih kita perdalam. Hal ini sangat berguna mengingat di masa yang akan datang, sebagai seorang bidan akan menjadi manusia yang teramat penting dalam masyarakat.
Mengingat begitu luasnya pembahasan asuhan kebidanan komunitas, maka kami persempit pembahasan hanya pada masalah PENYAKIT MENULAR SEKSUAL ( PMS ).
Meskipun makalah ini dibuat dengan segala keterbatasan yang ada pada kami, baik keterbatasan waktu, dana, terlebih lagi keterbatasan kemampuan kami, namun kami berharap semoga makalah ini memenuhi syarat sebagai tugas mata kuliah Asuhan kebidanan neonates, bayi dan balita.

Tidak ada gading yang tak retak, jika terdapat kekurangan atau bahkan kesalahan dalam makalah ini, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan guna perbaikan dalam pembuatan tugas yang sama berikutnya. Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat khususnya bagi kami selaku tim penyusun, dan umumnya bagi pembaca.

















BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Kebidanan mencakup pengetahuan yang dimiliki bidan dan kegiatan pelayanan yang dilakukannya untuk menyelamatkan ibu dan bayi yang dilahirkan. Komunitas adalah kelompok orang yang berbeda di suatu lokasi tertentu yang mempunyai norma dan nilai. Jadi dapat disimpulkan bahwa kebidanan dan keperawatan komunitas merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan oleh bidan di kelompok masyarakat dalam wilayah kerjanya.
Dalam memberikan pelayanan kebidanan di masyarakat banyak permasalahan yang ditemui oleh bidan, diantaranya adalah mengenai Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan sekelompok penyakit yang disebabkan oleh infeksi berbagai jenis mikroorganisme (virus, bakteri, protozoa dan jamur) yang menimbulkan gejala klinik utama di saluran kemih dan reproduksi, yang jalur penularannya melalui hubungan seksual.
Wanita, termasuk yang sedang hamil, merupakan kelompok resiko tinggi terhadap PMS. Penyakit menular seksual dapat menimbulkan morbiditas dan mortalitas terhadap ibu maupun bayi yang dikandung/dilahirkannya. Oleh sebab itu penting dilakukannya penanggulangan yang tepat yaitu secara preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif.
B. TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan makalah ini adalah menemukan jenis-jenis Penyakit Menular Seksual dan melakukan penanggulangan secara promotif dan preventif (dalam lingkup kebidanan komunitas).
C. BATASAN MASALAH
Adapun batasan masalah yang akan dibahas yaitu :
Menjelaskan pengertian Penyakit Menular Seksual
Menjelaskan angka kejadian Penyakit Menular Seksual
Memaparkan cara penularan Penyakit Menular Seksual
Memaparkan jenis-jenis Penyakit Menular Seksual
Menjelaskan pencegahan Penyakit Menular Seksual


















BAB II
PEMBAHASAN

A. DEFINISI PENYAKIT MENULAR SEKSUAL
PMS adalah singkatan dari Penyakit Menular Seksual, yang berarti suatu infeksi atau penyakit yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual (oral, anal atau lewat vagina).
PMS juga diartikan sebagai penyakit kelamin, atau infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Harus diperhatikan bahwa PMS menyerang sekitar alat kelamin tapi gejalanya dapat muncul dan menyerang mata, mulut, saluran pencernaan, hati, otak, dan organ tubuh lainnya.
PMS ( Penyakit Menular Seksual ) adalah penyakit yang penularannya melalui hubungan kelamin, tetapi dapat juga melalui kontak langsung alat-alat, handuk, dan juga melalui trasfusi darah.
STD ( Sexually Transmited Disease),  bisa didefinisikan sebagai gangguan keseimbangan yang bersipat luas mulai dari kondisi inflamasi minor sampai penyakit yang bersipat mematikan, Infeksi dapat secara lokal maupun sistemik, dapat disebabkan oleh jumlah patogen yang berbeda - beda seperti: Virus, bakteri, jamur/fungi, protozoa dan ectoparasit.
Penyakit ini memberi ancaman terhadap banyak remaja yang saat ini tengah menderita PMS tanpa menyadarinya dan terganggu oleh gejala-gejalanya,namun tidak mencurigai ke arah PMS.
Beberapa jenis PMS akan merusak organ reproduksi dalam jika dibiarkan tidak diobati sekalipun akan menimbulkan gejala seperti nyeri,gatal atau keluanya cairan.Akhir-akhir ini terdapat peningkatan dan kejadian PMS di tengah masyarakat, penyebabnya adalah semakin banyak remaja melakukan kegiatan seksual tanpa memakai pelindung ( kondom ), semakin meluasnya pengunaan pil anti hamil.
B. PRESENTASE PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DIOBATI
Penyakit Menular Seksual (PMS) atau biasa disebut penyakit kelamin adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Yang termasuk PMS adalah Syphilis, Gonorhoe, Bubo, Jengger ayam, Herpes, dan lain-lain. Infeksi Menular Seksual (IMS) yang diobati adalah kasus infeksi menular seksual yang ditemukan berdasarkan syndrome dan etiologi serta diobati sesuai standar.
Jumlah kasus infeksi menular seksual  dari tahun ke tahun semakin meningkat. Peningkatan kasus ini dikarenakan pencatatan dan pelaporan yang semakin baik. Meskipun demikian kemungkinan kasus yang sebenarnya di populasi masih banyak yang belum terdeteksi. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Seksual mempunyai target bahwa seluruh kasus IMS yang ditemukan harus diobati sesuai standar.
Hal ini dimungkinkan karena kurangnya pemahaman terhadap definisi operasional variabel sehingga yang dilaporkan hanyalah hasil serosurvey pada kelompok risiko tinggi saja.
C. KLASIFIKASI PMS
PMS KLASIK
Yaitu penyakit menular seksual pada daerah kelamin.
PMS NON-KLASIK
Yaitu semua penyakit menular diluar daerah kelamin yang bisa ditularkan melalui hubungan seksual.
D. CARA PENULARAN STD/PMS
Hubungan sex yang tidak terlindungi baik melalui vaginal, anal maupun oral sex
Penularan dari ibu ke janin  selama kehamilan
Melalui tranfusi darah, suntikan atau kontak langsung dengan cairan darah atau produk darah (Sypilis dan HIV/AIDS).
E. JENIS PENYAKIT
1.Bakteri:
a.       Neisseria gonorrhoeae
b.      Chlamydia trachomatis
c.       Mycoplasma hominis
d.      Treponema pallidum
e.       Haemophilus vaginalis
f.       Donovania granulomatis
2.Virus:
a.       Herpes simplex virus
b.      HIV AIDS
c.       Hepatitis B virus
d.      Human papiloma virus
e.       Human T Lymphotropic
f.       Virus Type III (HTLV III)
3.Protozoa:
a.       Trichomonas vaginalis
b.      Uretritis, epididimitis, sersivitis, proktitis
c.       Faringitis, konyungivitas, baltolinitis
d.      Uretritis, epididimitis, sersivitis, proktitis
e.       Salpingitis, limfogranuloma venereum
f.       Sifilis
g.      Vaginitis
h.      Granuloma inguinale
i.        Herpes genitalis
j.        Hepatitis fulminan akut dan kronis
k.      Kondiloma akuminatum, papiloma laring pada bayi
l.        Vaginitis, uretritis, balanitis

F. PMS YANG DISEBABKAN OLEH BAKTERI
Bakteri adalah jasad renik bersel tunggal yang dapat menyebabkan banyak penyakit kelamin yaitu gonore, sifilis dan chlamidia.
GOLONGAN YANG BERESIKO TERTULAR AKIBAT SEKS
Golongan umur :
Pada lelaki : 20-34
Wanita : 16-24
Hal ini berhubungan erat dengan umur keaktifan seksual
Golongan orang yang sering bepergian ke luar kota:
Prostitusi
Homoseksual
1. GONORE (KENCING NANAH)
Gonore sering disebut “clap” atau “drip” yang disebabkan oleh bakteri gonokokus yang diisolasi dan ditemukan tahun 1879 diberi nama ‘Neisseria gonorrhoeae’ oleh Albert.L.S.Neisser.Bakteri ini hidup pada lingkungan yang hangat dan lembab seperti pada selaput lendir saluran kencing pria dan wanita atau pada leher rahim wanita.
Di luar tubuh bakteri ini cepat mati.bakteri ini pindah melalui kegiatan seksual per vaginal,oral, maupun anal.
Cara penularan : Hubungan seks vaginal, anal dan oral.
Konsekuensi yang mungkin timbul pada orang yang terinfeksi: Pada perempuan jika tidak diobati, penyakit ini merupakan penyebab utama Penyakit Radang Panggul, yang kemudian dapat menyebabkan kehamilan ektopik, kemandulan dan nyeri panggul kronis. Dapat menyebabkan kemandulan pada pria.  Gonore yang tidak diobati dapat menginfeksi sendi, katup jantung dan/atau otak.
Konsekuensi yang mungkin timbul pada janin dan bayi baru lahir: Gonore dapat menyebabkan kebutaan dan penyakit sistemik seperti meningitis dan arthritis sepsis pada bayi yang terinfkesi pada proses persalinan.  Untuk mencegah kebutaan, semua bayi yang lahir di rumah sakit biasanya diberi tetesan mata untuk pengobatan gonore.
Tanda- tanda atau gejalanya:


Pada laki-laki
-          Nyeri waktu buang air kecil.
-          Tetesan nanah dari penis.
-          Kesukaran buang air kecil.
-          Bengkak dan nyeri di selangkangan
-          Demam.
Pada wanita
-          Nyeri waktu buang air kecil.
-          Nyeri di perut bawah (Abdomen).
-          Gangguan sirklus haid (mens).
-          Mengalami keputihan ringan.
-          Demam.
Langkah pertolongan atau pengobatan
-          Memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat agar cairan atau nanah diperiksa di laboraturium.
-          Meminum antibiotika atas resep dokter,biasanya dengan Penisilin, Tetracyclin, Streptomycin dan Probenecid.
Mencegah penyakit gonore
-          Berpantang seks sebelum menikah.
-          Hubungan monogami seumur hidup.
-          Melakukan seks yang aman .
2. SYPHILIS
Syphilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum,berasal dari bahasa Yunani dan Latin bermakna’suatu benang pucat yang terpelintir’.
Cara Penularan: Cara penularan yang paling umum adalah hubungan seks vaginal, anal atau oral.  Namun, penyakit ini juga dapat ditularkan melalui hubungan non-seksual jika ulkus atau lapisan mukosa yang disebabkan oleh sifilis kontak dengan lapisan kulit yang tidak utuh dengan orang yang tidak terinfeksi.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Orang yang Terinfeksi: Jika tidak diobati, sifilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada hati, otak, mata, sistem saraf, tulang dan sendi dan dapat menyebabkan kematian.  Seorang yang sedang menderita sifilis aktif risikonya untuk terinfeksi HIV jika terpapar virus tersebut akan meningkat karena luka (chancres) merupakan pintu masuk bagi virus HIV. Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Janin dan Bayi: Jika tidak diobati, seorang ibu hamil yang terinfeksi sifilis akan menularkan penyakit tersebut pada janin yang dikandungnya.  Janin meninggal di dalam dan meninggal pada periode neonatus terjadi pada sekitar 25% dari kasus-kasus ini.  40-70% melahirkan bayi dengan sifilis aktif.  Jika tidak terdeteksi, kerusakan dapat terjadi pada jantung, otak dan mata bayi.
Tanda- tanda atau gejalanya
Tanda yang pertama biasanya luka atau borok yang disebut ‘CHANCRE”. ditimbulkan 2-5 minggu setelah hubungan kelamin dengan seorang penderita syphilis,lukanya dapat terlihat seperti jerawat,lepuh atau borok yang terluka, biasanya terdapat pada daerah kelamin laki-laki dan wanita. borok ini penuh dengan kuman yang mudah ditularkan kepada orang lain. (Borok tersebut biasanya tidak nyeri dan jika terdapat di dalam vagina,mungkin siwanita tidak menyadari bahwa ia menderita syphilis tetapivia dapat menginfeksi orang lain dengan mudah).
Luka borok hanya berlangsung beberapa hari dan kemudian hilang sendiri tanpa pengobatan,namun penyakit terus menyebar di seluruh tubuh.
Beberapa minggu atau bulan kemudian,dapat terjadi sakit leher,panas ringan,luka pada mulut atau pembengkakan sendi,mungkin muncul pada kulit.
Langkah pertolongan atau pengobatan
-          Memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat agar darah diperiksa di laboraturium.
-          Meminum antibiotika atas resep dokter, biasanya dengan Penisilin, Tetracyclin.
Mencegah penyakit siphilis
-          Berpantang seks sebelum menikah.
-          Hubungan monogami seumur hidup.
-          Melakukan seks yang aman .
-          Periksalah organ reproduksi anda ke rumah sakit
-          Hindarkan gonta-ganti pasangan
-          sebelum menikah pilihlah pasangan secara berhati-hati




3. CHLAMIDIA
Chlamidia disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis,suatu parasitnya dapat hidup didalam sel sehingga menimbulkan peradangan pada saluran kencing pada wanita dan pria. Infeksi biasanya berlangsung pada hubungan seks lewat vagina dan anus.
Cara Penularan: Hubungan seks vaginal dan anal.
Konsekuensi yang mungkin terjadi pada orang yang terinfeksi:  Pada perempuan, jika tidak diobati, sampai 30% akan mengalami Penyakit Radang Panggul (PRP) yang pada gilirannya dapat menyebabkan kehamilan ektopik, kemandulan dan nyeri panggul kronis. Pada laki-laki, jika tidak diobati, klamidia akan menyebabkan epididymitis, yaitu sebuah peradangan pada testis (tempat di mana sperma disimpan), yang mungkin dapat menyebabkan kemandulan.  Individu yang terinfeksi akan berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi HIV jika terpapar virus tersebut.
Konsekuensi yang mungkin terjadi pada janin dan bayi baru lahir: lahir premature, pneumonia pada bayi dan infeksi mata pada bayi baru lahir yang dapat terjadi karena penularan penyakit ini saat proses persalinan.

Tanda- tanda atau gejalanya
Pada laki-laki
-          Nyeri waktu buang air kecil.
-          Berat pada buah pelir dan gatal
-          Kesukaran buang air kecil.
-          Bengkak dan nyeri di selangkangan
-          Demam.
Pada wanita
-          Nyeri waktu buang air kecil.
-          Nyeri di perut bawah (Abdomen).
-          Gangguan sirklus haid (mens).
-          Mengalami keputihan ringan.
-          Demam.


Langkah pertolongan atau pengobatan
-          Memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat agar cairan atau nanah diperiksa di laboraturium.
-          Meminum antibiotika atas resep dokter,biasanya dengan Penisilin, Tetracyclin, Streptomycin dan Probenecid.
Mencegah penyakit chlamidia
-          Berpantang seks sebelum menikah
-          Hubungan monogami seumur hidup
-          Melakukan seks yang aman
-          Periksalah organ reproduksi anda ke rumah sakit
-          Hindarkan gonta-ganti pasangan
-          Sebelum menikah pilihlah pasangan secara berhati-hati

E. PMS YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS
Virus adalah penyakit yang merusak tubuh dengan cara menyerang sistem imun tubuh.Virus yang menimbulkan PMS ialah AIDS, herpes dan genital warts
1.  Herpes Genital (HSV-2)
Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 2 yang mengakibatkan lepuh yang nyeri dan luka di daerah kemaluan. dapat berpindah melalui seks oral dan berciuman. biasanya menyerang kalangan orang berintelek seperti mahasiswa, hati - hati virus ini dapat menembus kondom, disarankan memakai kondom plus spermisida
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Orang yang Terinfeksi: Orang yang terinfeksi dan memiliki luka akan meningkat risikonya untuk terinfeksi HIV jika terpapar sebab luka tersebut menjadi jalan masuk virus HIV.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Janin dan Bayi: Perempuan yang mengalami episode pertama dari herpes genital pada saat hamil akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kelahiran prematur.  Kejadian akut pada masa persalinan merupakan indikasi untuk dilakukannya persalinan dengan operasi cesar sebab infeksi yang mengenai bayi yang baru lahir akan dapat menyebabkan kematian atau kerusakan otak yang serius.


Tanda- tanda atau gejalanya
-          Gejala timbul sekitar 6-8 hari sesudah infeksi dalam bentuk luka di daerah kemaluan.mula-mula berupa bintit merah yang perih di vulva atau penis.
-          Virus ini mengakibatkan sakit kepala ,nyeri otot ,demam,kelenjar getah bening membengkak,dan nyeri waktu buang air kecil
Langkah pertolongan atau pengobatan
-          Memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat agar cairan diperiksa di laboraturium.
-          Meminum obat acyclovir atau zovirax bekerja hanya menghilangkan nyeri dan mempercepat penyembuhan luka.
-          Berendam di air hangat
Mencegah penyakit herpes
-          Berpantang seks sebelum menikah
-          Hubungan monogami seumur hidup
-          Melakukan seks yang aman
-          Periksalah organ reproduksi anda ke rumah sakit
-          Hindarkan gonta-ganti pasangan
-          Sebelum menikah pilihlah pasangan secara berhati-hati

2. HIV/AIDS
Cara Penularan: Hubungan seks vaginal, oral dan khususnya anal; darah atau produk darah yang terinfeksi; memakai jarum suntik bergantian pada pengguna narkoba; dan dari ibu yang terinfeksi kepada janin dalam kandungannya, saat persalinan, atau saat menyusui.
Gejala-gejala: Beberapa orang tidak mengalami gejala saat terinfeksi pertama kali. Sementara yang lainnya mengalami gejala-gejala seperti flu, termasuk demam, kehilangan nafsu makan, berat badan turun, lemah dan pembengkakan saluran getah bening.  Gejala-gejala tersebut biasanya menghilang dalam seminggu sampai sebulan, dan virus tetap ada dalam kondisi tidak aktif (dormant) selama beberapa tahun.  Namun, virus tersebut secara terus menerus melemahkan sistem kekebalan, menyebabkan orang yang terinfeksi semakin tidak dapat bertahan terhadap infeksi-infeksi oportunistik. Pengobatan: Belum ada pengobatan untuk infeksi ini.  Obat-obat anti retroviral digunakan untuk memperpanjang hidup dan kesehatan orang yang terinfeksi.  Obat-obat lain digunakan untuk melawan infeksi oportunistik yang juga diderita.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Orang yang Terinfeksi: Hampir semua orang yang terinfeksi HIV akhirnya akan menjadi AIDS dan meninggal karena komplikasi-komplikasi yang berhubungan dengan AIDS.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Janin dan Bayi: 20-30% dari bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi HIV akan terinfeksi HIV juga dan gejala-gejala dari AIDS akan muncul dalam satu tahun pertama kelahiran.  20% dari bayi-bayi yang terinfeksi tersebut akan meninggal pada saat berusia 18 bulan.  Obat antiretroviral yang diberikan pada saat hamil dapat menurunkan risiko janin untuk terinfeksi HIV dalam proporsi yang cukup besar
Pengobatan : Belum ada pengobatan untuk infeksi ini.  Obat-obat anti retroviral digunakan untuk memperpanjang hidup dan kesehatan orang yang terinfeksi.  Obat-obat lain digunakan untuk melawan infeksi oportunistik yang juga diderita.
Pencegahan : Tidak melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi, khususnya hubungan seks anal, di mana cairan tubuh, darah, air mani atau secret vagina paling mungkin dipertukarkan, adalah satu-satunya cara yang 100% efektif untuk mencegah penularan HIV melalui hubungan seks.  Kondom dapat menurunkan risiko penularan tetapi tidak menghilangkan sama sekali kemungkinan penularan.  Hindari pemakaian narkoba suntik dan saling berbagi jarum suntik.  Diskusikan dengan petugas kesehatan tindakan kewaspadaan yang harus dilakukan untuk mencegah penularan HIV, terutama saat harus menerima transfusi darah maupun produk darah.
3. Human Papilloma Virus (HPV)
Cara Penularan: Hubungan seksual vaginal, anal atau oral.
Gejala-gejala: Tonjolan yang tidak sakit, kutil yang menyerupai bunga kol tumbuh di dalam atau pada kelamin, anus dan tenggorokan.
Pengobatan: Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini.  Kutil dapat dihilangkan dengan cara-cara kimia, pembekuan, terapi laser atau bedah.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Orang yang Terinfeksi: HPV adalah virus yang menyebabkan kutil kelamin.  Beberapa strains dari virus ini berhubungan kuat dengan kanker serviks sebagaimana halnya juga dengan kanker vulva, vagina, penis dan anus. Pada kenyataannya 90% penyebab kanker serviks adalah virus HPV.  Kanker serviks ini menyebabkan kematian 5.000 perempuan Amerika setiap tahunnya.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Janin dan Bayi: Pada bayi-bayi yang terinfeksi virus ini pada proses persalinan dapat tumbuh kutil pada tenggorokannya yang dapat menyumbat jalan nafas sehingga kutil tersebut harus dikeluarkan.
Pencegahan: Tidak melakukan hubungan seks secara vaginal, anal dan oral dengan orang yang terinfeksi adalah satu-satunya cara pencegahan yang 100% efektif mencegah penularan.  Kondom hampir tidak berfungsi sama sekali dalam mencegah penularan virus ini melalui hubungan seks.
F.  PMS YANG DISEBABKAN OLEH PARASIT
Parasit ialah protozoa (hewan bersel tunggal) yang merugikan dan dapat berkembang di dalam tubuh
1. Vaginitis
Vaginitis adalah istilah yang dipakai untuk menunjukkan adanya infeksi atau peradangan vagina.di tandai dengan keluarnya cairan yang kurang sedap dari vagina. Dan gatal atau iritasi di daerah kemaluan dan perih sewaktu kencing. disebabkan oleh bakteri candida dan trichomonas.
Mencegah infeksi vagina
-          Dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter ahli penyakit kandungan(ginekolog).Anjuran untuk mencegah terjadi vaginitis:
-          Basuhlah bagian luar kemaluan secara teratur dengan sabun ringan
-          Pakailah celana dalam katun
-          Jangan memakai celana yang terlalu ketat pada selangkangan
-          Hindari diet yang kaya gula atauy karbohidrat olahan,karena dapat mengubah pH normal vagina dan memungkinkan kuman berkembang
-          Periharalah kesehatan umum anda
-          Diet buruk dan kurang tidur dapat menurunkan pertahanan anda terhadap infeksi.
-          Hentikan hubungan seks yang nyeri atau mengakibatkan lecet
-          Jika kehidupan seks anda aktif,jangan lupa menjaga kebersihan dan memakai kondom
-          Hindarkan pemakaian vaselin,lebih baik pakai jelly atau pelumas yang steril dan larut air
2. Trikomoniasis
Tipe: Disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis.
Prevalensi: Trikomoniasis adalah PMS yang dapat diobati yang paling banyak terjadi pada perempuan muda dan aktif seksual.  Diperkirakan, 5 juta kasus baru terjadi pada perempuan dan laki-laki.
Cara Penularan: Trikomoniasis menular melalui kontak seksual. Trichomonas vaginalis dapat bertahan hidup pada benda-benda seperti baju-baju yang dicuci, dan dapat menular dengan pinjam meminjam pakaian tersebut.Gejala-gejala: Pada perempuan biasa terjadi keputihan yang banyak, berbusa, dan berwarna kuning-hijau.  Kesulitan atau rasa sakit pada saat buang air kecil dan atau saat berhubungan seksual juga sering terjadi.  Mungkin terdapat juga nyeri vagina dan gatal atau mungkin tidak ada gejala sama sekali.  Pada laki-laki mungkin akan terjadi radang pada saluran kencing, kelenjar, atau kulup dan/atau luka pada penis, namun pada laki-laki umumnya tidak ada gejala.
Pengobatan: Penyakit ini dapat disembuhkan.  Pasangan seks juga harus diobati.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Orang yang Terinfeksi: Radang pada alat kelamin pada perempuan yang terinfeksi trikomoniasis mungkin juga akan meningkatkan risiko untuk terinfeksi HIV jika terpapar dengan virus tersebut.  Adanya trikomoniasis pada perempuan yang juga terinfeksi HIV akan meningkatkan risiko penularan HIV pada pasangan seksualnya.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi pada Janin dan Bayi: Trikomoniasis pada perempuan hamil dapat menyebabkan ketuban pecah dini dan kelahiran prematur.
Pencegahan: Tidak melakukan hubungan seks secara vaginal dengan orang yang terinfeksi adalah satu-satu cara pencegahan yang 100% efektif mencegah penularan trikomoniasis melalui hubungan seksual.  Kondon dan berbagai metode penghalang sejenis yang lain dapat mengurangi tetapi tidak menghilangkan risiko untuk tertular penyakit ini melalui hubungan seks.  Hindari untuk saling pinjam meminjam handuk atau pakaian dengan orang lain untuk mencegah penularan non-seksual dari penyakit ini.

G. UPAYA PENGENDALIAN PMS
1.             Upaya promotif
2.             Upaya preventif
3.             Upaya kuratif
4.             Upaya rehabilitatif



















BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
PMS biasanya ditularkan dari satu orang kepada orang lainnya melalui hubungan heteroseksual, homoseksual atau kontak intim melalui genitalia, mulut atau rectum.Beberapa penyakit menular seksual yang dibahas didalam makalah ini mencangkup Gonorhea, Syiphillis, Herpes genital dan HIV /AIDS
Didalam makalah dijelaskan penyebab dan tanda-tanda atau gejala dan penyakit menular seksual antara lain pengeluaran cairan yang tidak normal dan saluran kencing atau liang senggama (berbau amis, keputihan yang banyak sekali) rasa nyeri atau sakit pada saat kencing atau saat berhubungan seksual, lecet, luka kecil yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening,dll.Adapun pencegahan atau penanggulangan PMS tergantung dari jenis-jenis PMS yang dijelaskan.
B. Saran
Penulis mengharapkan agar tenaga kesehatan (khususnya mahasiswa kebidanan) dapat mengetahui dan memanfaatkan makalah ini untuk menambah wawasan dalam penyakit menular seksual dan dapat dicegah atau ditanggulangi di lingkungan masyarakat.





































DAFTAR PUSTAKA

Majoer, Arif dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta. Media Aesculapius. FKUI.
Prayetni. 1996. Asuhan Keperawatan Ibu dengan Gangguan Sistem Reproduksi. Jakarta. Depkes RI Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan
Keluarga berencana dan Kesehatan Reproduksi Berwawasan Jender. 2003.
Jakarta. Badan Koordinasi KB Nasional.
www.askep-askeb-kita.blogspot.com
Queensha.2011.Disabilitation. http://queenshahodge.blogspot.com/2011/09/disabilitation. html [ diakses pada tanggal 3 Mei 2012 ]
Romauli S, dkk. 2009. Kesehatan Reproduksi Mahasisiwi Kebidanan. Yogyakarta : Mulia Medika
Sindiariyani.2011.Melaksanakan Upaya Promotif. http://sindiariyani.blogspot.com/2011/08/ melaksanakan-upaya-promotif-dan.html/2011/08
Widyastuti Y, dkk. 2009. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya

Sumber : http: //makalahkesehatanraze. blogspot. com/2014/07/makalah-pms.html  

Pengertian Serat Hewan Dan Manfaatnya | Tugas Anak Sekolah

SERAT HEWAN DAN MANFAATNYA

Tugas Anak Sekolah
Jelaskan Pengertian Serat Hewan !
Apa Manfaat Serat Hewan ?
Apakah yang dimaksud dengan pengertian serat hewan dan apa itu manfaatnya ?

artifungsimacam.blogspot.com

Pengertian Serat Hewan

Serat hewan adalah serat yang berasal dari hewan

1. Wol
Serat wol tumbuh dari kulit domba dan merupakan serat yang relatif kasar dan berkerut dengan sisik pada permukaannya. Serat wol terdiri dari protein. Tampilan serat bervariasi tergantung pada jenis domba. Serat yang lebih halus, lebih lembut dan lebih hangat cenderung memiliki lebih banyak sisik dan lebih halus. Serat yang lebih tebal dan kurang hangat memiliki lebih sedikit sisik dan kasar. Biasanya, serat wol yang lebih baik dengan sisik yang lebih halus tampak kusam daripada kualitas serat berkualitas buruk yang memiliki lebih sedikit sisik.


Manfaatnya dijadikan sebagai 
  • Pakaian – jaket, jas, celana, baju hangat, topi dan sebagainya
  • Selimut, karpet, bulu kempa dan pelapis
  • Karpet kuda, kain pelana
2. Sutera Serat 
sutera berasal dari air liur ulat sutera saat menjadi kepompong.



Manfaatnya untuk dijadikan
  • Kemeja, dasi, blus, gaun formal, pakaian mode kelas atas
  • Pakaian dalam wanita, piyama, jubah, setelan pria dan baju musim panas
  • Banyak aplikasi untuk furnishing
  • Pelapis jok, penutup dinding, dan hiasan dinding


3. Kulit
Dalam aspek tata busana dan produk hewan, kulit adalah bahan yang fleksibel dan tahan lama yang dibuat dengan proses penyamakan kulit hewan, umumnya kulit sapi. 


Manfaat Kulit ini telah digunakan sebagai bahan baku pembuatan pakaian, interior kendaraan, furnitur, sampul buku, bedug, dan sebagainya.

Tugas Anak Sekolah
Jelaskan Pengertian Serat Hewan !
Apa Manfaat Serat Hewan ?
Apakah yang dimaksud dengan pengertian serat hewan dan apa itu manfaatnya ?

artifungsimacam.blogspot.com

sumber : http: //fadhillah-xnd. blogspot. com

Pengertian Serat Tumbuhan dan Manfaatnya

 MANFAAT PENGERTIAN
Tugas Anak Sekolah
Jelaskan Pengertian Serat Tumbuhan ?
Jelaskan Manfaat Serat Tumbuhan ?
Apa Pengertian Serat Tumbuhan dan Manfaatnya ?

artifungsimacam.blogspot.com


SERAT TUMBUHAN DAN MANFAATNYA 

Serat Tumbuhan adalah  Serat yang berasal dari tumbuh - tumbuhan.

berikut adalah 3 jenis serat tumbuhan yang bisa anda ketahui.

1.    Kapuk sebagai serat dari biji tanaman kapas. Seperti yang kita tahu bahwa kapuk atau kapas memiliki fungsi yang berguna bagi kehidupan manusia pada umumnya. Bantal yang kita gunakan untuk tidur pun di dalamnya mengandung kapuk atau kapas sehingga menjadi empuk.

Sumber Gambar Wikipedia

2.    Serat dari tumbuhan bambu. Ada banyak sekali benda yang ada di sekitar kita yang dibuat dari serat tumbuhan bambu. Contohnya adalah keranjang buah, dinding rumah, alat musik tertentu, dan lain sebagainya.

Sumber Gambar manfaat. co. id

3.    Serat dari tumbuhan mendong yang ada pada daunnya. Daun mendong memiliki serat yang mana kegunaannya sering kita jumpai di sekitar kita. Seperti contohnya tikar, tas anyaman, dan lain sebagainya.


Sumber Gambar umkmjogja. com


Tugas Anak Sekolah
Jelaskan Pengertian Serat Tumbuhan ?
Jelaskan Manfaat Serat Tumbuhan ?
Apa Pengertian Serat Tumbuhan dan Manfaatnya ?

artifungsimacam.blogspot.com

sumber artikel :  https: //pengayaan. com/10-serat-tumbuhan-dan-manfaatnya/

Tugas Makalah Sejarah Tari Mojang Priangan

artifungsimacam.blogspot.com
Manfaatpengertian Dan Lain - Lain
Tugas Makalah Anak Sekolahan SMA


Berikut ini Sejarah Tari Mojang Priangan


Mojang Merupakan sebutan untuk seorang gadis atau perempuan yang belum menikahatau kawin. Priangan tepatnya adalah nama gabungan beberapa daerah di Jawa Barat atau Sunda, yaitu yang terdiri dari Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Cimahi, Bandung, Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Secara umum Mojang Priangan artinya adalah gadis dari daerah Priangan atau Sunda. Tetapi secara khusus sering diartikan bahwa Mojang Priangan adalah Gadis Bandung.

Melihat pertanyaan di atas, yang ditanyakan adalah "Pengertian mojang priangan dan makna nya ?". Boleh jadi yang dimaksud oleh pertanyaan tersebut adalah "Pengertian lagu mojang priangan dan makna nya ?", karena kata mojang priangan erat sekali hubungannya dengan lagu Sunda yang sangat terkenal, yang berjudul Mojang Priangan, dan "makna" adalah amanat merupakan salah satu unsur intrinsik yang ada dalam lagu, atau dalam bahasa Sunda disebut kawih.

Tari mojang Jaipong merupakan salah satu tari pergaulan yang berembrio dari seni tari Jaipongan. Tari Jaipong sendiri diciptakan oleh Gugum Gumbira dengan mengadopsi dan memadukan berbagai gerakan dasar dalam seni pertunjukkan ketuk tilu, tari topeng banjet, dan pencak silat.
Tari mojang priangan adalah tarian yang berasal  dari daerah jawa barat(sunda). biasanya, tarian ini diperankan oleh 6-8 orang. tarian ini termasuk tarian gemulai. tarian ini biasa  ditampilkan di acara seren taun, acara pernikahan, dan acara-acara lainnya.

Berbeda dengan tari Jaipong yang biasa ditarikan secara berpasangan, tari mojang Jaipong hanya ditarikan oleh perempuan beranjak remaja dengan mengenakan pakaian tradisional Sunda. Bagian atasnya mengenakan kebaya berwarna cerah, dilengkapi oleh kain batik Sunda pada bagian bawahnya. Hiasan rambut dibuat menarik, dan riasan wajah dibuat minimalis namun tetap mengeluarkan aura cantik mojang sunda.

Secara umum, tari mojang jaipong ditarikan oleh 6-8 orang perempuan dengan iringan musik tradisional Sunda dengan tempo yang cepat. Untuk mampu menarikan tari mojang jaipong dengan sempurna seseorang harus menguasai beberapa gerakan, yaitu gerak bukaan, pencugan, gala, dan minci.

Gerak bukaan merupakan gerakan-gerakan pembuka dalam tarian. Sementara pencugan merupakan kumpulan-kumpulan dari gerakan itu, sedangkan ngala merupakan gerakan pemberhentian dari rangkaian tari, dan minci disebut juga sebagai gerakan perpindahan atau peralihan dari satu gerakan ke gerakan yang lain.

Tari mojang jaipong sebagai identitas Sunda kerap dipentaskan dalam berbagai perhelatan adat. Tari tradisional ini sering dipentaskan dalam seren taun, pernikahan adat, khitanan, dan perhelatan adat lainnya. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan tari mojang jaipong dikolaborasikan dengan berbagai kesenian kontemporer yang lebih bersifat hiburan.
Nah segitu aja pengetahun aku tentang sejarah tari mojang priangan semoga bermanfaat yaa,sampai ketemu lagi diblog terbaru aku dadah...

Sumber : https://menarihobikuindriani.blogspot.com/2019/01/tari-mojang-priangan-hallo-guysdisini.html?view=sidebar

Defenisi | Arti Atau Pengertian Bisnis Properti

Pengertian Bisnis Properti

Hai Sob ... Sory Gue Baru Nongol Lagi,  Terlalu sibuk di dunia offline jadi gak sempat keurus deh web ini :D, Pada kesempatan kali ini saya ingin membuat postingan tentang pengertian Bisnis Properti. Bisnis Properti ini sebagai tabungan atau investasi properti yang anda miliki juga bisa anda manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan.

Untuk lebih jelasnya langsung aja di baca sampai di bawah yah sob, penjelasnya tuh lebih jelas kalau dibaca sampai kebawah.

Sebelumnya kami akan memberitahu apakah properti itu. Properti adalah harta berbentuk tanah & gedung beserta sarana dan prasaranan yang menggambarkan elemen yg tdk terpisahkan pada tanah & gedung yang dimaksudkan. Ringkas nya, pengertian properti merupakan tempat milik beserta bangunan. Berarti bisnis properti merupakan bisnis yang mengacu pada tanah atau bangunan yang berdiri diatasnya.

Pengertian Tanaman Dan Jenisnya Menurut Fungsi

Pada kesempatan kali ini saya membuat postingan tentang pengertian tanaman, selain pengertian , blog arti fungsi macam juga memasukkan materi tentang jenis tanaman menurut fungsinya
Pada dasarnya "tumbuhan" sama dengan "tanaman". Kalau arti tumbuhan adalah salah satu dari klasifikasi mahluk hidup yang mempunyai zat hijau daun sehingga dapat memproduksi sendiri makanannya. Dan tumbuhan muncul di permukaan bumi.
Jenis tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia diperkirakan berjumlah 25.000 jenis, dan ini lebih dari 10% jenis tumbuhan di dunia. Karena faktor geografis Indonesia yang memiliki iklim tropis. Dan tumbuhan di Inonesia banyak ragamnya terdapat di hutan Indonesia.

Tanaman
Tanaman adalah tumbuhan yang sengaja dibudidayakan untuk diambil manfaatnya. Dari produknya tanaman dibedakan menjadi :

Pengertian Dan Fungsi Karbohidrat

Pada malam ini saya membuat postingan kali, kebetulan saya lagi di warnet nih sob, jadi kesempatan untuk update blog lagi deh , kali ini pembahasannya yaitu apakah tentang makanan ? , makanan yang mengandung karbohidrat, tapi yang dibahas bukan makanannya sih sebenarnya tapi lebih kepada kandungan karbohidratnya, nah bagi yang membutuhkan materi ini untuk keperluan tugas sekolah silahkan diambil

Pengertian Sistem Operasi Dan Penjelasannya

Operating system sering disebut dengan OS atau sistem operasi, pada postingan kali ini saya membahas tentang komputer lagi, untuk lebih lanjut silahkan dibaca atau diambil materinya untuk keperluan sekolah juga pembahasan ini bisa sebagai tambahan untuk kita semua, materinya saya ambil dari situs Wikipedia .Sistem Operasi yaitu perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi modern ialah Linux, iOS, Android, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
Secara umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah sistem operasi berjalan, dan sistem operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh sistem operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu sistem operasi.
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka sistem operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, di mana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
  • Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  • Kernel, yaitu inti dari sebuah sistem operasi
  • Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  • Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  • Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.

Sebagian Sistem operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan sistem operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.